20
Des
09

Publisitas PR melalui kartu nama elektronik

Tugas Public Relations adalah untuk membina hubungan yang baik dan harmonis antara organisasi dan publiknya, baik publik internal maupun publik eksternal melalui komunikasi dua arah. Dan melalui media internet merupakan salah satu cara agar fungsi dan tugas Public Relations dapat dilakukan dengan baik atau semaksimal mungkin.

Internal Public Relations yaitu bagaimana menjalin hubungan yang baik dengan cara menjalin kerjasama dengan seluruh lingkungan kerja, baik dengan itu pemegang saham manajer, atasan dan bawahan serta seluruh karyawan yang ada. Aktifitasnya antara lain :
1.Employee Relations, yaitu merupakan pembinaan yang dinamis dan harmonis dalam hubungan perorangan dilingkungan kerja, PR harus dapat menciptakan komunikasi dua arah baik secara vertikal dan horizontal.
2.Stokeholder Relations, merupakan hubungan yang penting antara para pemilik modal dengan perusahaan.
Pada kegiatan internal PR umumnya dilakukan tidak melalui media internet (E-PR), melainkan praktisi PR meninformasikan kepada karyawan melalui media :
Bulletin Boards
Daily News Sheet
Booklets and Brochures
Audiovisual Pretentations
Videotape and Films
Exhibitions and Displays
Open House
Telephone hotline

Pada dasarnya kegiatan PR Konvensional lebih mendekatkan pihak-pihak internal di perusahaan, karena tidak semua divisi-divisi atau staf-staf perusahaan adalah pengguna internet, mungkin saja kalangan bawah seperti Satpam perusahaan belum bisa atau mengerti dengan benar bagaimana mengoperasikan internet. Maka media-media yang biasa dilakukan oleh PR konvensional sebenarnya lebih mendekatkan perusahaan dengan karyawan-karyawan mereka baik secara fisik maupun mental.

Eksternal Public Relations yaitu hubungan yang dijalin perusahaan dengan para konsumen, para pelanggan, khalayak sekitar, instansi pemerintah, pers pemerintah dan opinion leader, serta kelompok-kelompok lain diluar perusahaan atau lembaga.
1.Customer Relations, yaitu kegiatan humas khusus yang diarahkan kepada para konsumen atau khalayak dengan harapan menjadikan mereka pelanggan setia.
2.Community Relations, merupakan hubungan yang dijalin perusahaan dengan masyarakat sekitar yang berfungsi menaikkan citra positif perusahaan.
3.Goverment Relations, yaitu hubungna yang dijalin dengan aparat sekitar perusahaan, hal ini juga sangat berguna untuk menjalin kerjasama dan meningkatkan citra positif perusahaan.
4.Perss Relations, hubungan yang terjalin dengan baik antara media massa dengan perusahaan guna memperlancar kegiatan publisitas, yang dimaksud perss disini adalah pers dalam arti luas, yaitu semua media massa.

Pada kenyataannya public eksternal suatu organisasi yang terdiri atas banyak orang itu berbeda-beda kepentingannya dengan suatu organisasi tertentuhal ini menjadikan perbedaan pula dalam teknik pembinaan hubungan dengan mereka. Agar komunikasi efektif sebagai pengaktifan hubungan dengan public eksternal, para ahli public relations mengklasifikasikannya menjadi kelompok-kelompok tertentu. Dan pada public eksternal praktisi PR dapat memberikan informasi melalui kegiatan E-PR.

E-PR adalah inisiatif Publik Relations yang menggunakan media internet sebagai sarana publisitasnya. Di indonesia inisiatif PR ini dikenal dengan istilah Cyber Public Relations.
Pengertian E-PR dapat diuraikan sebagai berikut :
E adalah Electronik
”e” di dalam E-PR sama halnya dengan ”e” sebelum kata mail atau commerce yang mengacu pada media elektronik internet.
P adalah Public
”Public” disini mengacu bukan hanya pada publik, namun pasar konsumen. Publik juga tidak mengacu hanya pada satu jenis pasar konsumen, namun pada berbagai pasar atau publik audience.
R adalah Relations
Relations merupakan hubungan yang harus dipupuk antara pasar dan bisnis.

E-PR diperlukan karena ada ribuan one-to-one relations dapat dibangun secara simultan melalui media internet karena sifatnya yang interaktif. Internet merupakan sarana untuk membangun hubungan yang ampuh bagi sebuah dunia bisnis.

Meski pada kenyataannya E-PR memiliki beberapa keunggulan, hal yang tidak dapat dipungkiri adalah baik E-PR maupun PR konvensional keberadaannya tidak dapat digantikan.

Jika E-PR dikatakan lebih fleksibel dari PR yang dilakukan di dunia nyata, mungkin memang benar, karena ketika program PR konvensional membutuhkan bugdet ratusan juta rupiah, maka program yang dilakukan melalui internet jauh lebih murah karena E-PR tidak membutuhkan stationary ataupun biaya cetak sehingga yang dapat membengkakan pengeluaran perusahaan, tetapi tetap saja tidak semua kegiatan PR dapat dilakukan melalui media online. Kegiatan eksternal perusahaanlah yang memungkinkan dipublikasikan melalui media online.

”Internet bagaikan sekertaris yang tidak pernah tidur selama 24 jam”, istilah inilah yang mungkin membuat media online memiliki potensi target pubik seluruh dunia, sehingga komunikasi yang dilakukan dapat berjalan konstan. Begitu juga dengan respon atau feedback yang memungkinkan kita merespon secara cepat dan serta merta semua permasalahan dan pertanyaan dari para prospek dan pelanggan mengenai perusahaan sehingga kita menjadi tau apa keinginan mereka (public).

Publisitas adalah dampak dari diketahuinya suatu informasi, sehingga dampak itu tidak selamanya bisa dikendalikan atau diatur sesuai dengan kehendak kita. Publisitas memunculkan suatu citra berdasarkan informasi tertentu. Citra suatu informasi tidak selamanya mencerminkan kenyataan yang sesungguhnya, karena citra semata-mata terbentuk berdasarkan informasi yang tersedia. Sehingga informasi yang benar, akurat, tidak memihak, lengkap dan memadai itu benar-benar penting bagi munculnya citra yang tepat. Hal inilah yang mengharuskan perusahaan membina hubungan baik dengan media, melalui media center online.

E-PR mempermudah praktisi PR dalam membentuk opini public, karena tidak perlu melalui wartawan untuk menginformasikan tentang kebijakan-kebijakan yang terjadi diperusahaan. Tetapi praktisi PR juga perlu membina hubungan yang baik dengan media massa agar berita yang diekspose oleh media massa tidak merugikan citra dari perusahaan atau organisasi.

Meski terdapat perbedaan fokus dalam E-PR dan PR Konvensional pada dasarnya fungsi kegiatannya adalah sama yakni menginformasikan segala hal yang terjadi baik di publik internal maupun eksternal. Hanya saja pada media online produk atau bisnis kita dapat menjadi bagian editorial yang ada disitus web atau E-Zine lain yang terkenal dan bisa dimaksimalkan untuk menggunakan penyampaian elektronik kepada organisasi media lokal, nasional, regional dan internasional. Termasuk press realease serta dokumen-dokumen penunjang di web.

Dalam kegiatan-kegiatan E-PR, fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
Kartu nama elektronik : E-BUSINESS CARD atau disebut juga SIGNATURE FILE (SIG.FILE) (sig.file).

Analisis publisitas PR melalui kartu nama elektronik

Seperti halnya pengertian publisitas dan E-Pr, publisitas melalui kartu nama elektronik, merupakan sebuah cara mempublikasikan atau membuat sebuah citra tanpa menggunakan bantuan wartawan.  Sebuah citra yang terbentuk dari sebuah kartu nama elektronik, merupakan sebuah cara agar citra yang kita bentuk dapat meraup perhatian di jagad dunia maya ini.  Membangun digital brand image, seperti kita ketahui pengaruh brand image didunia maya sangat besar karena di dunia online (baik perusahaan online atau offline) memberi peluang dan tantangan besar dengan potensi dalam membangun hubungan yang bersifat one-to-one.

Digital brand image dapat dibangun, melalui gambar, kata-kata dan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses halaman, cepat atau lambat dalam memberi tanggapan kepada klien. Karena itu akan lebih baik dalam membangun digital brand image harus memunculkan konsistensi dan karakteristik yang sama baik secara filosofi maupun karakter bisnis.

Kartu nama elektronik (signature file), merupakan sebuah pengenalan diri baik seseorang ataupun sebuah perusahaan kepada khalayak umum di jagad dunia maya ini.  Terbentuknya citra dari kartu nama ini sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan sebuah  perusahaan. Mengapa demikian…???

Karena dengan adanya kartu nama elektronik (signature file) ini, setiap apa yang akan kita publikasikan ke jagad dunia maya, dapat mendongkrak citra kita atau perusahaan tersebut.  Hal ini dikarenakan, pengguna internet tiap harinya makin meningkat.  Informasi yang dibutuhkan juga, akan semakin beragam dan saling bersaing antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain.



Arsip

Desember 2009
S S R K J S M
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Free Website Hosting
Free Website Hosting

%d blogger menyukai ini: